Sabtu, 31 Juli 2010

Pemandangan

Di Bali banyak terdapat pemndangan yang indah dan patut dikunjungi. Orang Bali umumnya tidak perduli untuk berdarmawisata bersama keluarga, karena intensitas desa pekraman yang begitu padat sehingga tidak banyak waktu luang yang tersisa sehingga orang Bali terkesan tidak perduli terhadap objek wisata yang ada di Bali. Namun demikian anak-anak muda masih banyak memiliki kesempatan untuk mengunjungi wisata yang ada dan memanfaatkan waktu libur mereka untuk rekreasi baik itu ke pantai ataupun ke tempat-tempat yang indah lainnya pada saat hari-hari libur.

Pakaian Jadi

Setiap penampilan seseorang akan menimbulkan kesan  dari cara  berpakaiannya,  cara-cara berpakaian akan menentukan juga karakter dan sikap seseorang.Banyak orang tanpa disadari terkadang tidak memperhatikan hal tersebut baik waktu tempat kegunaan pakaian yang cocok untu dikenakan. di Bali umumnya orang hanya termotivasi sebatas pakaian kebaya, namun di daerah lain seperti Jakarta pakaian bahan yang sudah jadi banyak dipasarkan di sana.

Tempat Wisata

Kepulauan Indonesia sangat stategis, disamping alamnya yang indah dan subur juga terdapat banyak tempat wisata dimana dapat dinikmatii baik oleh wisatawan domestik atau wisatawan asing. Tempat-tempat tersebut  banyak dikunjungi tamu, seolah-olah kekuatan alamnya mampu menginsirasikan jiwa pengunjung melalui keindahan alamnya. Dari sekian banyak tempat-tempat wisata yang telah disebutkan tadi, Bali merupakan  salah satu objek wisata yang tidak dapat diragukan lagi dengan keindahan alamnya. Dan jika turis datang ke bali setelah mereka pulang ke negaranya akan merindukan alam Bali kembali    

Menejemen Desa Adat

MANAJEMEN DESA ADAT DALAM PERSPEKTIF HINDU
Oleh Ida Ayu Pradnyawati

I.      PENDAHULUAN
Desa Adat atau Desa Pakraman sebagai sebuah organisasi yang masih eksis di tengah Desa Adat masyarakat global, harus menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman tanpa harus mengorbankan nilai-nilai tradisi yang bersumber dari ajaran agama Hindu, yang menjadi ciri khas sebuah lembaga di Bali. Dalam upaya pelestarian kebudayaan Bali, organisasi tradisional seperti Desa Adat, Banjar Adat dan Subak dianggap sebagai pilar-pilar penyangga pelestarian kebudayaan Bali (Pitana dalam Ardana, 2007:3).
Prof.Dr. I.B.Mantra menulis,:”Lembaga tradisional yang memberi dukungan kehidupan sosial budaya Bali yang berkembang melalui sejarah adalah Desa Adat,Banjar, Subak dan organisasi lainnya. Lembaga ini sangat fungsional untuk menerjemahkan kehidupan kebudayaan tradisional karena memiliki sifat yang menonjol di bidang keagamaan, estetika, solodaritas, gotong royong, rasa kebersamaan yang dilandasi filsafat tattwamasi atau kemanusiaan(Mantra,1990:21)


Berdasarkan pernyataan di atas dapat dinyatakan bahwa dalam kehidupan masyarakat Bali memang benar terdapat pranata-pranata sosial berupa organisasi-organisasi tradisional yang dalam melaksanakan aktifitasnya senantiasa berlandaskan ajaran agama Hindu. Organisasi tradisional yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Bali adalah Desa Adat atau Desa Pakraman, Banjar Pakraman dan Subak.

informasi pakaian

pakaian jadi yang dipakai untuk soffing